Sabtu, 23 April 2016

COBIT ITSM

Control Objective for 

Information and related Technology



COBI yait Control  Objective for Information  and  Relate Technology yangmerupakan audit sistem informasi dandasar pengendalian  yang dibuat olehInformation Systems Audit and ControlAssociation (ISACA), dan InformationTechnology Governance Institute (ITGIpada tahun 1992, untuk memberikan informasiyang diperlukan perusahaan dalam mencapaitujuannya, maka prinsip dasar COBIT menjelaskan (Simonsson & Johnson, 2006):
1. Business   information   requirements,  terdiri   dari:   Effectiveness,   Efficiency, Integrity, Availability, and Reliability ofinformation.
2. High-Level IT Processes, terdiri dari: IT Domains (Planning and Organisation, Acquisition   &   Implementation Delivery   &   Support,   Monitoring   and Evaluation); IT Process (IT strategy,Computer operations, Incident handling,
Acceptance testing, Change management, Contingency planning,Problem management)Activities(Record new problem, Analyse, Proposesolution, Monitor solution, Record known problem.)
3. Information  Technology  Resource: Expert  staff Applications, Technology, Facilities, DatabaseManagement System, Hardware,Software, Multimedia.

COBIT memiliki cakupan yang sangatluas dan belum tentu semua organisasi memiliki atau mencakup keseluruhan proses-proses tersebut. (Kania, 2011) menjelaskansetiap perusahaan memiliki ragam danjangkauan pemanfaatan terhadap teknologiinformasi dan tidak semua langkah dalamCOBIT dapat diterapkan, hanya pada bagian tertentu yang dengan sesuai kebutuhanPerusahaan.  Selaras dengan apa yang telahdijelaska (ITGI, 2007) Standar ini tidakmenuntut penerapan pada setiap komponen tapi dapamemilih pada bagian-bagian yangterkait saja.

Perbandingan model COBIT denganModel lain seperti ditunjukan padatabel

2.1 dibawah ini  (Mapping, 2011).



      Tabel 2.1 Tabel cakupan COBIT 4.1 dalam domain PO danME disbanding model lain


               Tabel 2.2 Tabel cakupan DomainCOBIT 4.1dibandingkan dengan Luftman

Framework(sumber: Luftman,2004 &Simonsson, 2008)



Domain
COBIT 4.1
LUFTMAN
PO1
Define a strategic ITplan.
LG1. Business strategic planning
PO2
Define the information
architecture.
LSA1. Traditional, Enabler/Driver,
External
LSA2. Standards ArticulationLSA3. Architectural Integration: Functional
 Organization, Enterprise, nter-enterprise
PO3
Determine technological
direction.
LSA2. Standards Articulation
LSA5. Agility, Flexibility
LC6.Liaison(s)
PO4
Define the ITprocesses,
organisation and relationships.
LS2. Cultural locus of Power
LS3. Management Style
LS4. Change Readiness
LP4. IT Program Management
LG6. Steering Committee(s)
LC5. Knowledge Sharing
PO5
Manage theITinvestment.
LP1. Business Perception of IT Value
LG6. Steering Committee(s)
LG5. IT Investment Management
PO6
Communicatemanagement aims
and direction.
LC1. Understanding of Business by IT
LC2. Understanding of IT byBusiness
LC3. Inter/Intra- organizational
 Learning/Education
LC4. Protocol Rigidity
LC5. KnowledgeSharing
PO7
Manage IThuman resources.
LS2. Cultural locus of Power
LS4. Change Readiness
LS6. Education, Cross-Training
PO8
Managequality.
LM7. Continuous Improvement
PO9
Assess andmanage ITrisks.
LG5. IT Investment Management
LP3. Shared Goals, Risk,






Rewards/Penalties
LP4. IT Program Management
PO10
Manageprojects.
LS7. Social, Political, Trusting
Interpersonal Environment LP3. Shared Goals, Risk, Rewards/Penalties
LG7. Prioritization Process
ME1
Monitor andevaluate IT
performance
LS7. Social, Political, Trusting
Interpersonal Environment LP3. Shared Goals, Risk, Rewards/Penalties
LG7. Prioritization Process
ME2
Monitor andevaluateinternal
control
LM7. Continuous Improvement
LP1. Business Perception of IT Value
ME3
Ensurecompliancewith external
requirements
LM3. Service Level
LG3. Reporting/Organization
 Structure
ME4
Provide ITgovernance
LC1. Understanding ofBusiness by IT
LC2. Understanding ofIT by
Business




Tabel 2.3 Tabel cakupan Domain COBIT4.1dibandingkan dengan pwC Framework

(sumber:PricewaterhouseCoopers, 2003)

Domain
Descripts (Planand Organise)
pwC Focused
PO1
Define a strategicIT plan.
pwC1. Definestakeholder
expectations
pwC2. Articulatethe Mission pwC3. Develop a Formal
Strategic plan
PO2
Define the information architecture.
pwC1. Definestakeholder
expectations
PO3
Determine technological direction.
pwC1. Definestakeholder
expectations
PO4
Define the ITprocesses,organisation
and relationships.
pwC1. Definestakeholder
expectations
PO5
Manage the ITinvestment.
pwC5. Establish current and multi









year Budgets
PO6
Communicatemanagement aims and
direction.
pwC2. Articulate theMission
PO7
Manage IThuman resources.
pwC7. AssessNeeded Skill Sets
PO8
Managequality.
pwC8. Develop or acquire
enabling infrastructure, methodologyand technology
PO9
Assess andmanage ITrisks.
pwC4. Assess Riskand Develop
the audit plan
PO10
Manageprojects.
pwC1. Definestakeholder
expectations
Domain
Descripts (Monitor andEvaluate)

ME1
Monitor andevaluate ITperformance
pwC8. Develop or acquire
enabling infrastructure, methodologyand technology
ME2
Monitor andevaluateinternal control
pwC8. Develop or acquire
enabling infrastructure, methodologyand technology
ME3
Ensurecompliancewith external
requirements
pwC8. Develop or acquire
enabling infrastructure, methodologyand technology
ME4
Provide ITgovernance
pwC3. Develop a Formal
Strategic plan




Selain itu menurut  (Ridleet al.2006) COBIT adalah kerangka kontrol yang paling tepat untuk membantu organisasimemastikan keselarasaantarapenggunaan Teknologi Informasi dan tujuan bisnis.

Dapat di simpulkan bahwa darikeseluruah teknologi informasi Frameworkyang paling sering digunakan danmencakup keseluruhan tata kelola teknologi informasi adalah COBIT karena COBITFramework bergerak sebagai integrator dari




praktik IT governance dan juga yangdipertimbangkan kepada petinggi manajemenatau manager; manajemen teknologiinformasi dan bisnis; para ahli governance,asuransi dan keamanan; dan juga parahliauditor teknologi informasi dan kontrol. COBIT Framework dibentuk agar dapatberjalan berdampingan dengan standadanbest practices yang lainny (Setiawan, 2010)
Fokus  Proses  COBI digambarkan oleh  model  proses  yang  membagi teknologi informasi menjadi empat domain dan 34 proses sesuai dengan bidang yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, membangun, menjalankadan memonitor implementasi teknologi informasi, dan jugamemberikapandangan end-to-end teknologiinformasi. Gambar dibawah ini menunjukan proses dari COBIT:




          Gambar 2.1 Kerangkakerja COBI (ITGI, 2007


Sumber

Kamis, 24 Maret 2016

MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

    Manajemen layanan Sistem Informasi atau IT Service Management (ITSM) Mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan kualitas layanan TI yang memenuhi kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh penyedia layanan TI melalui kombinasi yang tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi .
ITSM sangat penting untuk perusahaan karena umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations architecture, arsitektur operasi) dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Layanan TI juga bertindak sebagai agen perubahan untuk memfasilitasi transformasi bisnis.
Manajemen Layanan Sistem Informasi dapat membantu penyedia lyanan untuk memberikan dan mengelola layanan ini. Dalam hal ini, ITSM dapat dianggap atau dianalogikan sebagai perencanaan sumber daya perusahaan/Enterprise Resource Planning(ERP) untuk IT – meskipun akar sejarah dalam operasi TI membatasi penerapannya di seluruh kegiatan besar TI lainnya, seperti IT manajemen portofolio dan rekayasa perangkat lunak.

ITIL (Information Technology Infrastructure Library)


- Pengertian ITIL
     ITIL adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi. ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI.

- Komponen-komponen ITIL
A. Service Support
Service support membahas tentang proses dan komponen dalam operasional IT sehari-hari, seperti Incident Management, Problem Management, Change Management, Configuration Management dan Release Management. Pada dasarnya service support menjelaskan proses support dari IT dan bagaimana cara menangani suatu incident sebelum akhirnya masuk ke dalam problem management. komponen dari proses pada IT service management mempunyai peran masing-masing yaitu:
1. Service desk sebagai single point of contact
2. Release Management dalam melakukan testing suatu teknologi baru sebelum diimplementasi
3. Build knowledge based untuk membantu mempercepat penyelesaian suatuincident

B. Service Delivery
Komponen-komponen dari Service Delivery adalah Financial Management for IT Services, Availability Management, Capacitiy Management, IT Service Continuity Management, Service Level Management. Service Delivery ini merupakan tactical proses artinya untuk mendukung bisnis dari sisi IT Service Management dalam jangka panjang bukan untuk operasional yang dilakukan setiap hari.

- Tujuan ITIL
Tujuan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) adalah untuk menyediakan petunjuk untuk praktek terbaik dalam manajemen layanan teknologi informasi. Ini mencakup pilihan yang dapat diapdopsi dan diadaptasi oleh organisasi berdasarkan kebutuhan bisnisnya, keadaan, dan kedewasaan dari penyedia layanan.








Kerangka Kerja Sistem Informasi

     Kerangka kerja ini akan memberikan gambaran area-area utama pengetahuan sistem informasi bisnis yang dibutuhkan oleh praktisi bisnis. Sebagai seorang manajer atau seorang praktisi bisnis, tidak harus menyerap semua pengetahuan ini. Jadi yang perlu diteknkan disini adalah; apa yang perlu diketahui agar seorang manajer dapat membantu mengelola hardware, software, data dan sumber daya jaringan bisnis dapat digunakan demi keberhasilan strategis perusahaan.

Yang pertama Konsep-konsep dasar
Konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan pernanan sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif.

Yang kedua, Teknologi Informasi
Konsep-konsep utama, pengembangan dan berbagai isu manajemen teknologi informasi, meliputi hardware, software, jaringan, manajemen sumber daya (data) dan teknologi berbasis internet.

Yang ketiga, Aplikasi Bisnis
Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif. Aplikasi teknologi informasi dlam bidang fungsional bisnis seperti pemasaran, produksi, dan akuntansi serta aplikasi perusahaan lintas fungsi seperti manajemen hubungan dengan pelanggan dan perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise resource planning-ERP). Aplikasi e-commerce yang kebanyakan digunakan perusahaan untuk membeli dan menjual berbagai produk di internet. Penggunaan sistem informasi dan teknologinya untuk mendukung pengambilan keputusan dalam bisnis. Peran utama Sistem Informasi (aplikasi bisnis) :

  1. Mendukung proses dan operasi bisnis, toko ritel menggunakan SI berbasis computer untuk menelusuri persediaan barang, mencatat pembelian barang, evluasi penjualan,dll.
  2. Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya, keputusan mengenai penambahan jumlah persediaan barang, jenis investasi barang yang dibutuhkan dll.
  3. Mendukung berbagai strategi untuk keperluan kompetitif, misalnya memberikan pelayanan yang mudah pembelian secara online, dll.
Yang keempat, Proses Pengembangan
Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencankan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis. Metodologi pengembangan siklus hidup pengembangan sistem dan pendekatan prototype untuk pengembangan aplikasi bisnis, juga memahami berbagai isu bisnis yang terdapat dalam pengembangan SI.

Yang kelima, Tantangan Manajemen
Tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan dan global dalam bisnis. Tantangan keamanan dan berbagai isu manajemen keamanan dalam penggunaan teknologi informasi.